Bukan Cuma Mengejar Juara, PORSADIN Curug Tanamkan Sportivitas dan Percaya Diri
![]() |
| Camat Curug bersama panitia Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN). |
Kegiatan yang digelar setiap dua tahun sekali ini diikuti 28 Madrasah Diniyah di wilayah Kecamatan Curug. Selain menjadi ajang kompetisi, PORSADIN juga menjadi sarana untuk menjaring santri berbakat yang berpeluang mengikuti perlombaan di tingkat lebih tinggi.
Camat Curug, Eni Sudaryani, mengatakan PORSADIN memiliki peran penting dalam menggali kemampuan dan potensi santri dari setiap lembaga pendidikan diniyah. Melalui kegiatan ini, para santri mendapat kesempatan menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan bakat yang mereka miliki.
“Di PORSADIN ini kita bisa melihat bakat-bakat yang ada di tiap sekolah. Nantinya, anak-anak yang memiliki prestasi bisa kita bina agar dapat maju ke tingkat yang lebih tinggi,” ujar Eni Sudaryani.
Menurut Eni, potensi santri yang muncul dalam PORSADIN perlu mendapatkan perhatian dan pembinaan berkelanjutan. Dengan begitu, prestasi yang diraih tidak berhenti pada tingkat kecamatan, tetapi dapat berkembang hingga tingkat kota dan kompetisi lainnya.
Ia mencontohkan, santri yang memiliki kemampuan di bidang keagamaan dapat dipersiapkan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Sementara itu, santri yang menunjukkan bakat di bidang olahraga berpeluang mendapatkan pembinaan untuk mengikuti Pekan Olahraga Kota (Porkot).
Karena itu, ia berharap PORSADIN dapat menjadi salah satu langkah untuk menyiapkan generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing. Pembinaan sejak dini dinilai penting agar para santri memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan sesuai dengan bidang yang diminati.
Selain mengejar prestasi, Eni juga berharap para peserta dapat mengambil pelajaran dari setiap perlombaan. Kompetisi yang sehat dapat menumbuhkan kedisiplinan, sportivitas, kepercayaan diri, serta semangat untuk terus belajar dan memperbaiki kemampuan.
Keikutsertaan 28 Madrasah Diniyah dalam PORSADIN Kecamatan Curug juga menunjukkan pentingnya peran lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung perkembangan anak. Kolaborasi antarlembaga diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi para santri untuk mengasah kemampuan dan meraih prestasi.
PORSADIN tidak hanya menjadi ruang untuk berkompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antarsantri dan lembaga pendidikan diniyah. Melalui kegiatan ini, para peserta dapat saling mengenal, belajar, dan membangun semangat kebersamaan.
Pemerintah Kecamatan Curug berharap PORSADIN terus menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda. Dengan penjaringan dan pembinaan yang berkelanjutan, para santri diharapkan mampu meraih prestasi sekaligus tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, berdaya saing, dan memiliki keseimbangan antara kemampuan keagamaan, olahraga, serta seni. (ADV)

No comments